Abstrak.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw
terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematik siwa SMP. Populai penelitian
ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Binjai. Pemilihan sampel
dengan simple random sampling dengan
pengambilan 2 kelas, yang menjadi kelas eksperimen (kooperatif tipe jigsaw) dan
kontrol (konvensional). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu
dengan nonequivalent pretest posttest control group design. Instrumen penelitian yang digunakan
adalah berupa tes kemampuan komunikasi matematik pada materi sistem persamaan linier
dua variabel. Analisis data menggunakan uji-t untuk data postes dan uji mann whitney untuk data peningkatan
kemampuan komunikasi matematika. Hasil deskripsi data postes menunjukkan bahwa rata-rata
posttes kelas kooperatif tipe jigsaw
adalah 19,28 dan kelas konvensional
adalah 17,75. Ini berarti bahwa rata-rata postes kemampuan komunikasi matematik
siswa yang mengikuti model pembelajaran
kooperatif tipe Jigsaw lebih tinggi
dari yang mengikuti pembelajaran konvensional. Rata-rata peningkatan kemampuan
komunikasi matematik siswa di kelas kooperatif tipe jigsaw berada pada kategori tinggi yaitu 0,72 dan di kelas
konvensional kategori sedang yaitu 0,62. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh
bahwa peningkatan kemampuan komunikasi matematik siswa yang mengikuti
pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw lebih
tinggi dari siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada taraf
signifikan 0,05. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah pembelajaran kooperatif
tipe Jigsaw berpengaruh terhadap
kemampuan komunikasi matematik siswa SMP.
Kata kunci:
Kooperatif Tipe Jigsaw, Komunikasi Matematik
Daftar Pustaka
[1]
Depdiknas,
Panduan Pengembangan Silabus Mata Pelajaran Matematika untuk SMP, Ditjen
Dikdasmen, Jakarta, 2006.
[3]
Ansari,
Bansu I, Komunikasi Matematik Strategi Berpikir dan Manajemen Belajar: Konsep
dan Aplikasi, PeNa, Banda Aceh, 2016.
[4]
Sumarmo
dan Hendriana, Penilaian Pembelajaran Matematika, Refika Aditama, Bandung,
2014.
[5]
Rohaeti,
E. E., “Pembelajaran dengan Metode
IMPROVE untuk Meningkatkan Pemahaman dan Kemampuan Komunikasi Matematik Siswa
SLTP,”.Tesis Magister Program Pasca Sarjana UPI, Bandung, 2003, tidak diterbitkan
[6]
Wihatma,
U., “Meningkatkan Kemampuan Komunikasi
Matematik Siswa SLTP melalui Cooperative Learning Tipe STAD,” Tesis
Magister Program Pasca Sarjana UPI, Bandung, 2004, tidak diterbitkan.
[7]
Sugianto, Dian
Armanto, dan Mara Bangun Harahap, “Perbedaan Penerapan Model Pembelajaran
Kooperatif Tipe Jigsaw dan STAD Ditinjau dari Kemampuan Penalaran dan Komunikasi
Matematis
Siswa SMA,” Jurnal Didaktik Matematika, Program Studi Magister Pendidikan
Matematika, Program Pasca Sarjana Universita Syiah kuala, Banda Aceh, Vol.1, No. 1, 2014.
[8]
Ratnaningsih,
N, “Pengaruh Pembelajaran Kontekstual terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan
Kreatif Matematik Siswa Sekolah Menengah Atas,” Disertasi UPI. Bandung, 2009,
tidak dipublikasikan.
[9]
Sugandi,
Asep Ikin dan Utari Sumarno, “Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah Dengan Setting Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Kemampuan Komunikasi
Serta Kemandirian Belajar Siswa SMA”, Makalah
dipresentasikan dalam Seminar Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika
Pada tanggal 27 November 2010 di Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA UNY
[10]
Eggen,
P & Don Kauchak, Strategi dan
Model Pembelajaran: Mengajarkan Konten dan Keterampilan Berpikir, Edisi Keenam,
Indeks, Jakarta, 2012.
[11]
Eka
Lestari, Karunia dan Mokhammad Ridwan Yudhanegara, Penelitian Pendidikan
Matematika, Refika Aditama, Bandung, 2015.
[12]
Heryani,
Yeni, “Peningkatan Kemampuan Koneksi dan Komunikasi Matematik Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw pada peserta Didik SMK Negeri di
Kabupaten Kuningan, Jurnal Pendidikan dan Keguruan,” Vol.1, No. 1, artikel
4, 2014
[13]
Siti Hadijah. “Pengaruh Pembelajaran Kooperatif
Tipe Jigsaw Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep dan Komunikasi Matematik Siswa
SMP Negeri 4 Percut Sei Tuan”, Tesis. Program Pascasarjana Universitas Negeri
Medan, 2015, tidak dipublikasikan
[14]
Asri,
Khairul, “Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Komunikasi Matematis
Melalui Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw pada Siswa Sekolah Menengah Atas”, Tesis, Unsyiah, Banda
Aceh, 2014, tidak dipublikasikan
[15]
Wardani,
Sri, “Pembelajaran Pemecahan Masalah Matematika Melalui Model Kooperatif tipe Jigsaw”,
Tesis Magister, UPI, Bandung, 2002, tidak dipublikasikan.
[16]
Isjoni,
Pembelajaran Kooperatif Meningkatkan
Kecerdasan Komunikasi Antar Peserta Didik, Pustaka Pelajar, Yogyakarta,
2009.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar